Publikasi Nutrisi

Apa Yang Anak Makan

Editor(s): H. Szajewska. 71

Banyak data yang menjabarkan Nutrisi pada 1000 hari Pertama Kehidupan memiliki konsekuensi hingga masa dewasa. Patogenesis sejumlah penyakit, seperti penyakit jantung, obesitas, diabetes mellitus, alergi dan penyakit kekebalan tubuh lainnya, beberapa jenis kanker, masalah kesehatan mental, osteoporosis, penyakit pernapasan kronis, dan kondisi muskuloskeletal, telah dikaitkan dengan nutrisi ibu dan bayi pada awal kehidupan. Dalam edisi Annales ini, Prof. Bhatia menginformasikan hal baru mengenai pengetahuan tentang cara mengoptimalkan nutrisi pada bayi berat lahir rendah dengan penekanan khusus pada ASI dan kebutuhan fortifikasi. Prof. Haschke menyajikan data baru yang menunjukkan pola makan bayi dalam 2 tahun pertama kehidupan dan nutrisi untuk mengurangi risiko alergi pada bayi serta obesitas. Akhirnya, data dari ‘Feeding Infants and Toddlers Study’ (FITS) diringkas oleh Dr Saavedra menyatakan bahwa pada usia 2 tahun, pola diet yang dibangun selama periode ini telah terbentuk. Oleh karena itu, 2 tahun pertama merupakan kesempatan emas bagi orang tua dan pengasuh untuk meletakkan dasar kebiasaan makan yang sehat, meningkatkan kesehatan generasi berikutnya, dan menurunkan epidemi obesitas.

Artikel terkait

Pola Makan selama 2 Tahun Pertama Kehidupan dan Dampak Kesehatan

Author(s): F. Haschke, N. Haiden, P. Detzel, B. Yarnoff, B. Allaire, E. Haschke-Becher

Banyak data yang menjabarkan Nutrisi pada 1000 hari Pertama Kehidupan memiliki konsekuensi hingga masa dewasa. Patogenesis sejumlah penyakit, seperti penyakit jantung, obesitas, diabetes mellitus, alergi dan penyakit kekebalan tubuh lainnya, beberapa jenis kanker, masalah kesehatan mental, osteoporosis, penyakit pernapasan kronis, dan kondisi muskuloskeletal, telah dikaitkan dengan nutrisi ibu dan bayi pada awal kehidupan. Dalam edisi Annales ini, Prof. Bhatia menginformasikan hal baru mengenai pengetahuan tentang cara mengoptimalkan nutrisi pada bayi berat lahir rendah dengan penekanan khusus pada ASI dan kebutuhan fortifikasi. Prof. Haschke menyajikan data baru yang menunjukkan pola makan bayi dalam 2 tahun pertama kehidupan dan nutrisi untuk mengurangi risiko alergi pada bayi serta obesitas. Akhirnya, data dari ‘Feeding Infants and Toddlers Study’ (FITS) diringkas oleh Dr Saavedra menyatakan bahwa pada usia 2 tahun, pola diet yang dibangun selama periode ini telah terbentuk. Oleh karena itu, 2 tahun pertama merupakan kesempatan emas bagi orang tua dan pengasuh untuk meletakkan dasar kebiasaan makan yang sehat, meningkatkan kesehatan generasi berikutnya, dan menurunkan epidemi obesitas.

Pengaruh Perilaku Makan Anak dan Upaya Inovatif untuk Mengubahnya

Author(s): T. Baranowski, C. Diep, J. Baranowski

Banyak data yang menjabarkan Nutrisi pada 1000 hari Pertama Kehidupan memiliki konsekuensi hingga masa dewasa. Patogenesis sejumlah penyakit, seperti penyakit jantung, obesitas, diabetes mellitus, alergi dan penyakit kekebalan tubuh lainnya, beberapa jenis kanker, masalah kesehatan mental, osteoporosis, penyakit pernapasan kronis, dan kondisi muskuloskeletal, telah dikaitkan dengan nutrisi ibu dan bayi pada awal kehidupan. Dalam edisi Annales ini, Prof. Bhatia menginformasikan hal baru mengenai pengetahuan tentang cara mengoptimalkan nutrisi pada bayi berat lahir rendah dengan penekanan khusus pada ASI dan kebutuhan fortifikasi. Prof. Haschke menyajikan data baru yang menunjukkan pola makan bayi dalam 2 tahun pertama kehidupan dan nutrisi untuk mengurangi risiko alergi pada bayi serta obesitas. Akhirnya, data dari ‘Feeding Infants and Toddlers Study’ (FITS) diringkas oleh Dr Saavedra menyatakan bahwa pada usia 2 tahun, pola diet yang dibangun selama periode ini telah terbentuk. Oleh karena itu, 2 tahun pertama merupakan kesempatan emas bagi orang tua dan pengasuh untuk meletakkan dasar kebiasaan makan yang sehat, meningkatkan kesehatan generasi berikutnya, dan menurunkan epidemi obesitas.

Pembelajaran dari Studi Pemberian Makanan pada Bayi dan Balita di Amerika Utara: Apa yang Anak Makan dan Implikasinya Terhadap Pencegahan Obesitas

Author(s): J.Saavedra, D. Deming, A. Dattilo, K. Reidy

Banyak data yang menjabarkan Nutrisi pada 1000 hari Pertama Kehidupan memiliki konsekuensi hingga masa dewasa. Patogenesis sejumlah penyakit, seperti penyakit jantung, obesitas, diabetes mellitus, alergi dan penyakit kekebalan tubuh lainnya, beberapa jenis kanker, masalah kesehatan mental, osteoporosis, penyakit pernapasan kronis, dan kondisi muskuloskeletal, telah dikaitkan dengan nutrisi ibu dan bayi pada awal kehidupan. Dalam edisi Annales ini, Prof. Bhatia menginformasikan hal baru mengenai pengetahuan tentang cara mengoptimalkan nutrisi pada bayi berat lahir rendah dengan penekanan khusus pada ASI dan kebutuhan fortifikasi. Prof. Haschke menyajikan data baru yang menunjukkan pola makan bayi dalam 2 tahun pertama kehidupan dan nutrisi untuk mengurangi risiko alergi pada bayi serta obesitas. Akhirnya, data dari ‘Feeding Infants and Toddlers Study’ (FITS) diringkas oleh Dr Saavedra menyatakan bahwa pada usia 2 tahun, pola diet yang dibangun selama periode ini telah terbentuk. Oleh karena itu, 2 tahun pertama merupakan kesempatan emas bagi orang tua dan pengasuh untuk meletakkan dasar kebiasaan makan yang sehat, meningkatkan kesehatan generasi berikutnya, dan menurunkan epidemi obesitas.

ASI dan Bayi Prematur

Author(s): J. Bhatia

Banyak data yang menjabarkan Nutrisi pada 1000 hari Pertama Kehidupan memiliki konsekuensi hingga masa dewasa. Patogenesis sejumlah penyakit, seperti penyakit jantung, obesitas, diabetes mellitus, alergi dan penyakit kekebalan tubuh lainnya, beberapa jenis kanker, masalah kesehatan mental, osteoporosis, penyakit pernapasan kronis, dan kondisi muskuloskeletal, telah dikaitkan dengan nutrisi ibu dan bayi pada awal kehidupan. Dalam edisi Annales ini, Prof. Bhatia menginformasikan hal baru mengenai pengetahuan tentang cara mengoptimalkan nutrisi pada bayi berat lahir rendah dengan penekanan khusus pada ASI dan kebutuhan fortifikasi. Prof. Haschke menyajikan data baru yang menunjukkan pola makan bayi dalam 2 tahun pertama kehidupan dan nutrisi untuk mengurangi risiko alergi pada bayi serta obesitas. Akhirnya, data dari ‘Feeding Infants and Toddlers Study’ (FITS) diringkas oleh Dr Saavedra menyatakan bahwa pada usia 2 tahun, pola diet yang dibangun selama periode ini telah terbentuk. Oleh karena itu, 2 tahun pertama merupakan kesempatan emas bagi orang tua dan pengasuh untuk meletakkan dasar kebiasaan makan yang sehat, meningkatkan kesehatan generasi berikutnya, dan menurunkan epidemi obesitas.