Artikel Berita

Yuk Cegah Osteoporosis Sejak Dini

Tercatat:  Rabu, Oktober 22, 2014

Osteoporosis selalu dianggap sebagai bagian dari penuaan, namun, menurut American Academy of Pediatrics (AAP), akarnya bisa jadi tertanam sejak masa anak-anak dan remaja.

Dalam laporan yang dipublikasikan di jurnal Pediatrics, para peneliti mengkaji tingkat pencapaian massa tulang pada masa bayi, anak-anak  dan remaja. Para peneliti menemukan bahwa besarnya massa tulang yang bisa dicapai saat masa anak-anak menjadi faktor penting yang dapat dimodifikasi untuk kesehatan tulang jangka panjang. 

Meskipun pembentukan mineral tulang dimulai sejak kehamilan, kandungan mineral tulang (Bone Mineral Content/BMC) meningkat 40 kali lipat sejak lahir sampai dewasa, dan mencapai puncaknya menjelang akhir dekade kedua kehidupan. Faktor genetik memainkan peran utama dalam variasi BMC, akan tetapi faktor-faktor yang dapat dimodifikasi seperti nutrisi dan aktivitas fisik juga memainkan peran penting dalam mempengaruhi kesehatan tulang. 

Para peneliti menemukan bahwa konsumsi susu di masa anak-anak berkaitan dengan kandungan mineral tulang yang lebih tinggi dan rendahnya risiko patah tulang. Lebih jauh lagi, para peneliti menyatakan bahwa sumber utama kalsium setelah tahun pertama kehidupan bayi adalah dari susu dan hasil olahannya. Dengan demikian, susu dan hasil olahannya membantu memenuhi 70-80% kebutuhan kalsium. 

Para peneliti AAP  mengungkapkan strategi berikut ini yang dapat digunakan para profesional untuk membantu meningkatkan kesehatan tulang anak-anak. Strategi tersebut adalah : 

    * Menekankan asupan kalsium yang bersumber dari makanan daripada suplementasi     eksternal pada anak-anak yang sehat     

    * Meningkatkan konsumsi harian makanan dan minuman yang mengandung kalsium dan     vitamin D, termasuk susu dan yoghurt rendah lemak

    * Secara teratur menyaring anak-anak dan remaja yang mengalami patah tulang berulang     atau kondisi medis khusus kekurangan vitamin D

    * Merekomendasikan aktivitas fisik yang bertumpu pada berat tubuh seperti berjalan,     menari, dan berlari untuk membantu peningkatan massa tulang.

Osteoporosis adalah kondisi melemahkan dan berbahaya yang menyebabkan beberapa komplikasi. Memastikan keseimbangan nutrisi dan aktivitas fisik pada anak-anak adalah semua hal yang diperlukan untuk mengoptimalkan massa tulang dan mencegah osteoporosis di kemudian hari. 

Untuk rincian studi -Klik pada tautan di bawah ini :

http://www.medicalnewstoday.com/articles/283174.php