Artikel Berita

Warnai Piring Anda dengan Buah-buahan dan Sayuran untuk Kesehatan Mental

Tercatat:  Rabu, Nopember 26, 2014

Sudah menjadi rahasia umum bahwa konsumsi buah-buahan dan sayuran memberikan sejumlah manfaat. Namun, sebuah penelitian di Inggris baru-baru ini telah memberi kita alasan lebih lanjut untuk mengkonsumsi sebuah apel atau wortel. Penelitian membuktikan bahwa kita dapat mencapai kesehatan mental yang cukup dengan meningkatkan porsi buah-buahan dan sayuran dalam makanan sehari-hari.

Penelitian dari The Journal British Medical Open menemukan bahwa subjek yang mengkonsumsi 5 porsi atau lebih buah dan sayuran dalam sehari dilaporkan memiliki kesehatan mental yang lebih baik dibandingkan dengan mereka yang mengkonsumsi hanya satu porsi dalam sehari.

Para peneliti menggunakan data dari Health Survey for England, yang melibatkan hampir 14.000 orang dewasa di atas usia 16 tahun. Survei ini mencatat informasi tentang kesehatan mental dan fisik peserta selain dari perilaku yang berhubungan dengan kesehatan, karakteristik demografi dan sosial ekonomi. 

Tim peneliti mengevaluasi kesehatan mental subjek dengan menggunakan Warwick-Edinburgh Mental Wellbeing Scale. Mereka diklasifikasikan menjadi 15% subjek dengan nilai tertinggi dalam kelompok "high mental well-being", 15% terendah pada kelompok rendah, dan 16-84% pada kelompok tengah.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa 35,5% subjek dalam kelompok "high mental well-being" mengonsumsi lima porsi atau lebih buah dan sayuran dalam sehari dibandingkan dengan 6,8% subjek yang mengonsumsi kurang dari satu porsi. Juga, 31,4% subjek dari kelompok "high mental well-being" mengonsumsi 3-4 porsi buah dan sayuran per hari, dan 28,4% mengonsumsi 1-2 porsi.

"Data menunjukkan semakin banyak konsumsi buah dan sayuran, semakin rendah kemungkinan mereka memiliki kesehatan mental rendah," kata peneliti senior Dr Saverio Stranges. Lebih lanjut ia menambahkan, "Temuan baru menunjukkan bahwa asupan buah dan sayuran mungkin memainkan peran potensial sebagai pemicu, bukan hanya untuk kesehatan fisik tetapi juga kesejahteraan mental pada populasi umum."

Menurut para peneliti, kesehatan mental bukan hanya tidak adanya sakit atau penyakit, tetapi juga faktor merasa baik dan berfungsi dengan optimal. Optimisme, kebahagiaan, harga diri, ketahanan dan hubungan yang baik juga merupakan bagian dari kesehatan mental. Ketika penyakit mental diabaikan dan hampir sulit dimengerti, fakta bahwa diet memberikan sebuah efek pencegahan menjadi sebuah berita yang sangat baik. 

Untuk rincian studi: -Klik di sini!

http://www.medicalnewstoday.com/articles/282972.php