Artikel Berita

Pilihan Cerdas untuk Menikmati Makan Ikan Selama Kehamilan

Tercatat:  Rabu, Desember 17, 2014

Banyak orang mengatakan bahwa diet pada saat kehamilan akan berdampak pada pertumbuhan janin. Walaupun keseimbangan diet direkomendasikan selama kehamilan, konsumsi makanan seperti ikan berlanjut untuk menjadi masalah yang diperdebatkan. Bagaimana pun juga, Food and Drug Administration (FDA) dan Environmental Protection Agency (EPA) memiliki masalah isu terkini mengenai konsumsi ikan selama kehamilan dan menyusui. Mereka merekomendasi konsumsi ikan ini sedikitnya 8 – 12 ons ikan yang mengandung merkuri rendah selama periode krusial ini.

Sudut pandang dari pedoman yang dipublikasikan dalam American Journal of Obstetrics and Gynecology, merangkum sarannya. Rekomendasi ini datang dari suatu survey mengungkapkan bahwa mayoritas wanita hamil tidak makan ikan dengan cukup dan mungkin akibatnya memiliki kurangnya asupan lemak omega 3 tertentu. Ikan yang memiliki level terendah dari merkuri dan level tertinggi dari eicosapentaenoic acid (EPA) dan  docosahexaenoic acid (DHA) adalah salmon, pollack, cumi-cumi, ikan sarden, dan tiram. 

Laporan FDA memperingatkan wanita hamil dan menyusui untuk melawan konsumsi dari ikan-ikanan tertentu seperti ikan hiu, tilefish, ikan todak (swordfish), dan mackerel raksasa karena mereka mengandung level tertinggi dari merkuri. FDA juga merekomendasikan batas konsumsi albacore tuna sampai 6 ons setiap minggu. 

Lemak omega 3 seperti EPA dan DHA merupakan komponen vital dari membrane sel dan sangat penting untuk perkembangdan otak dan jaringan retina yang normal sebaik pemeliharaan dari konektivitas dan neurotransmission normal. Studi telah menunjukkan bahwa konsumsi dari jumlah yang cukup dari EPA dan DHA selama kehamilan berhubungan dengan skor IQ anak yang lebih baik, koordinasi motorik yang baik, komunikasi, dan keterampilan sosial. Bagaimana pun juga dampak yang sama belum diamati dengan konsumsi suplemen minyak ikan, sehingga membuat konsumsi ikan menjadi penting.

Laporan ini telah menjawab pertanyaan terbesar mengenai makan atau tidak makan ikan selama kehamilan dan menyusui. 

Hal ini memang menjadi berita bahwa pemilihan makanan secara hati-hati dapat membantu ibu untuk menyeimbangkan antara kekurangan dan manfaat nutrisi dari makan ikan.

http://www.medicalnewstoday.com/releases/285083.php